"War of Currents” antara Thomas Edison (DC) vs Nikola Tesla & George Westinghouse
Perbedaan antara arus listrik AC (Alternating Current) dan DC (Direct Current) tidak hanya terletak pada arah aliran arus, tetapi juga pada karakteristik gelombang, metode distribusi, serta implikasi teknis dalam sistem tenaga listrik. Arus AC memiliki bentuk gelombang sinusoidal yang berubah-ubah terhadap waktu, dengan frekuensi standar 50 Hz di Indonesia, sehingga tegangan dan arusnya secara periodik melewati titik nol (zero crossing). Sebaliknya, arus DC memiliki nilai tegangan dan arus yang relatif konstan dan tidak berubah arah. Dari sisi sumber, listrik AC umumnya dihasilkan oleh generator sinkron di pembangkit besar seperti PLTU dan PLTA, sedangkan DC dihasilkan oleh baterai, rectifier, dan sistem energi terbarukan seperti Photovoltaic system yang secara alami menghasilkan tegangan searah. Secara teknis, keunggulan utama AC terletak pada kemudahan transformasi tegangan menggunakan transformator berbasis induksi elektromagnetik. Dalam sistem tenaga, daya yang ditransmisikan dapat...
.jpeg)

